Wajah berminyak bikin timbul berbagai masalah baru pada wajah, utamanya jerawat dan bruntus. Ini tentu sangat mengganggu karena sensasi tidak nyaman akan terasa di wajah, belum lagi bekas dari jerawat akan membekas dan sulit untuk dihilangkan.
Penyebab dari wajah berminyak pun bermacam-macam. Alasan utamanya bisa dari adanya kemungkinan wajah Anda adalah tipe berminyak, atau terdapat pengaruh dari cuaca, perubahan hormon, hingga kesalahan dalam penggunaan produk perawatan wajah.
Untuk mengatasinya, L’Occitane akan membahas cara mengatasi wajah berminyak berlebih dan berjerawat pada penjelasan berikut. Pelajari selengkapnya untuk kulit wajah yang lebih sehat dan cerah!
Ciri-Ciri Kulit Wajah Berminyak
Sebelum mengetahui solusinya, ketahui terlebih dahulu jika wajah Anda memiliki permasalahan minyak berlebih atau tidak. Berikut adalah ciri-ciri kulit wajah berminyak:
1. Kulit tampak mengkilap
Indikator utama kulit Anda memiliki tipe berminyak adalah wajah terlihat mengkilap, terutama di area T-zone (dahi, hidung, dagu). Kondisi wajah mengkilap biasanya terlihat sangat jelas di siang hari atau saat Anda berada di tempat panas dan lembap.
2. Pori-pori besar
Minyak berlebih dapat menyebabkan pori-pori membesar dan lebih terlihat jelas, terutama di sekitar hidung dan pipi. Hal tersebut disebabkan produksi sebum (minyak alami kulit) yang berlebih bisa menyebabkan pori-pori melebar sebagai bentuk respons tubuh untuk mengeluarkan minyak ke permukaan kulit.
3. Makeup mudah luntur
Minyak pada wajah membuat makeup tidak menempel dengan baik dan cepat pudar atau bergeser. Untuk mengetahuinya, perhatikan setelah beberapa jam penggunaan makeup seperti foundation, bedak, atau concealer, jika riasan tampak cakey, patchy, atau mencair, maka kemungkinan besar karena wajah berminyak.
4. Mudah berjerawat
Kulit yang memproduksi terlalu banyak minyak dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan timbulnya jerawat, komedo, dan masalah kulit lainnya. Ini terjadi karena sebum yang berlebihan bercampur dengan kotoran dan sel kulit mati kemudian menyumbat pori-pori dan menjadi tempat tumbuhnya bakteri penyebab jerawat.
5. Kulit terasa lengket dan berat
Saat minyak menumpuk di permukaan kulit, terutama setelah beraktivitas seharian atau di tengah cuaca panas, kulit akan terasa licin, berat, dan sedikit lengket saat disentuh. Bahkan rasa lengket tersebut dapat terasa meski telah mencuci wajah dengan sabun.
Cara Mengatasi Wajah Berminyak dan Berjerawat
Apakah Anda merasakan sejumlah ciri-ciri wajah berminyak di atas? Anda bisa menangani wajah berminyak dan berjerawat dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Membersihkan wajah dengan sabun lembut dua kali sehari
Gunakan pembersih wajah yang ringan dan menggunakan bahan alami untuk mengangkat minyak dan kotoran tanpa merusak lapisan pelindung kulit. Cuci wajah pada pagi dan malam hari untuk mengangkat minyak, debu, sisa makeup, dan keringat tanpa menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit.
2. Menggunakan produk perawatan wajah bebas minyak dan non komedogenik
Saat memilih produk perawatan atau riasan wajah, pastikan labelnya bertuliskan “oil-free” atau “non-comedogenic”. Ini berarti produk tersebut tidak akan menyumbat pori-pori, dan aman digunakan untuk kulit berminyak maupun berjerawat.
Direkomendasikan untuk menggunakan produk perawatan wajah dengan kandungan seperti niacinamide, salicylic acid, atau zinc yang sangat cocok dalam mengontrol sebum dan meredakan peradangan jerawat.
3. Mengaplikasikan pelembap setelah membersihkan wajah
Kulit berminyak tetap butuh pelembap, terutama setelah mencuci wajah. Pilih pelembap bertekstur gel atau berbahan dasar air agar kulit tetap terhidrasi tanpa membuatnya makin berminyak.
4. Selalu menggunakan tabir surya di luar ruangan
Paparan sinar matahari bisa memperparah jerawat dan merangsang produksi minyak. Karena itu, pilih tabir surya khusus untuk kulit berminyak yang bertanda “oil-free“, “matte finish“, atau “non-comedogenic“.
5. Disarankan menggunakan makeup berbahan dasar air
Hindari foundation tebal berbahan dasar minyak yang bisa memicu jerawat dan menyumbat pori. Sebaliknya, gunakan sejumlah produk riasan dengan bahan dasar air yang terasa lebih ringan dan tidak menyumbat pori.
Gunakan juga primer dan setting powder untuk membantu riasan menempel lebih baik dan mampu mengontrol minyak sepanjang hari.
6. Hapus makeup secara menyeluruh sebelum tidur
Tidur dengan riasan wajah adalah salah satu penyebab jerawat paling umum. Gunakan pembersih riasan yang lembut seperti micellar water atau cleansing balm yang dapat mengangkat riasan secara menyeluruh tanpa mengiritasi kulit.
7. Jangan biasakan menyentuh muka
Tangan kita menyentuh banyak permukaan sepanjang hari dan bisa mengandung bakteri, kotoran, serta minyak. Jika tangan sering menyentuh wajar tanpa sadar, hal ini dapat memindahkan semua itu ke kulit wajah dan memperparah jerawat.
8. Melakukan eksfoliasi wajah
Gunakan eksfoliator lembut yang mengandung bahan AHA/BHA untuk mengangkat sel kulit mati dan mencegah pori-pori tersumbat. Cukup lakukan 1–2 kali seminggu agar kulit tidak iritasi dan memperparah jerawat.
9. Mengaplikasikan clay mask
Masker tanah liat seperti bentonite, kaolin, atau charcoal sangat efektif untuk menyerap minyak berlebih dan membersihkan pori-pori wajah. Gunakan masker tanah liat setiap 1–2 kali seminggu, terutama pada area T-zone.
10. Menerapkan gaya hidup sehat dan perhatikan asupan makanan
Kondisi kulit sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi dan kebiasaan sehari-hari. Kurangi makanan berminyak, pedas, dan tinggi gula karena bisa memperparah jerawat.
Sebaliknya, perbanyak konsumsi sayur, buah, makanan tinggi serat, dan minum air putih minimal 2 liter sehari. Jangan lupa juga untuk menjaga pola tidur dan kelola stres, karena hormon stres bisa memicu produksi minyak berlebih dan peradangan kulit.

